Sebuah kabar burung hadir terkait kedatangan iPad 2. Kabarnya generasi terbaru tablet Apple tersebut hadir awal bulan Februari mendatang. Benarkah?
Yang namanya kabar burung memang tak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Namun kabar burung yang satu ini hadir dari Kevin Rose sang pendiri situs sosial Digg sekaligus investor teknologi.
Dikutip detikINET dari blognya, Senin (10/1/2011), Kevin memprediksi Apple bakal memperkenalkan iPad 2 dalam tiga atau empat Minggu mendatang. "Kemungkinan 1 Februari 2011. iPad 2 bakal dilengkapi retina display dan kamera depan atau belakang. Jika anda ingin membeli iPad, sebaiknya ditunda dulu," paparnya.
Rumor kehadiran iPad 2 memang ramai belakangan ini dan turut mewarnai ajang CES 2011. Kabar burung ini diperkuat kebijakan perusahaan pimpinan Steve Jobs itu untuk membatasi waktu cuti karyawan mereka.
Bahkan walau belum jelas kebar peluncurannya, namun beberapa toko online sudah menjual casing yang diprediksi sebagai iPad 2.
Sumber:Detiknet.com
READ MORE - Rumor: iPad 2 Muncul 1 Februari 2011
Salah satu pemain utama industri elektronik dunia yang masih belum terdengar kiprahnya di dunia tablet adalah Sony. Namun rupanya, vendor raksasa asal Jepang ini sudah kasak-kusuk merilis tablet andalan dengan mengusung ambisi besar.
Adalah Kumimasa Suzuki selaku kepala divisi komputer Sony yang membenarkan rencana Sony merilis tablet. Mereka hanya mau kalah dari iPad dengan langsung mengincar posisi produsen tablet nomor dua terbesar dunia di 2012 setelah iPad.
"Sudah tentu iPad adalah rajanya tablet. Namun siapa yang akan mengambil tempat kedua? Ini adalah fokus kami. Kami ingin mengambil posisi nomor dua dalam waktu setahun," tutur Suzuki, seperti detikINET kutip dari Reuters, Senin (10/1/2011).
Sampai saat ini, belum satupun tablet diungkap Sony. Padahal rival berat seperti Samsung dan Toshiba sudah berlomba merilis tablet. Sony menyatakan mereka tengah bekerja mewujudkan tablet yang berbeda dari yang sudah ada, misalnya kemungkinan diterapkan fitur 3 dimensi.
"Jika saya ingin membedakan tablet ini dengan yang lain, apakah saya akan merilisnya besok atau saya menunggu sampai membuat perbedaan?," tukas Howard Stringer, CEO Sony, yang menyiratkan Sony tak mau terburu-buru karena ingin membuat produk lain dari yang lain.
Ambisi Sony mengejar Apple ditanggapi sebagian pihak dengan nada skeptis. Rasanya sukar bagi Sony menduduki posisi nomor dua dalam waktu sedemikian singkat.
"Banyak vendor elektronik telah merilis tablet sejak tahun lalu dan sangat sulit membuat produk yang berbeda serta mencuri pangsa pasar Apple. Untuk menarik konsumen, Sony harus memberi fitur yang sama sekali di luar dugaan," tukas Takao Hattori, analis industri di Jepang.
Sumber:detiknet.com
READ MORE - Siapkan Tablet, Sony Hanya Mau Kalah dari iPad
Asus NX90 memiliki tampilan yang serba wah. Mulai dari ukurannya, desain, hingga bahan yang digunakan membuat setiap orang yang melihatnya begitu penasaran dengan notebook ini. Ketika dibuka, wow..layarnya widescreen dengan rasio 16:9 berukuran 18,8 inchi ini, dikepung dua buah speaker besar. Oke, sekarang mari kita ulas satu persatu 'anggota tubuh' produk ini.
Dari luar, tampilan NX90 memang cukup unik karena didominasi oleh bahan almunium yang berkilau. Asus sendiri mengklaim bahwa produk ini adalah satu-satunya notebook yang menggunakan bahan seperti yang telah disebutkan di atas.
Selain berbahan almunium dengan krom, yang membedakan produk ini dengan kebanyakan notebook lain adalah penempatan touchpad hingga 2 buah. Ya, Asus NX90 memiliki satu buah touchpad di sebelah kanan dan satu lagi di sebelah kiri dengan ukuran yang sama. Entah apa kegunaan touchpad kedua pada produk ini.
Meski berbalut almunium, namun NX90 tidak terasa panas meski digunakan seharian. Hebatnya lagi, kipas pendingin pun hampir tidak terdengar. Sunyi, namun sangat efektif mengusir panas.
Asus merancang keyboard NX90 dengan cukup jeli. Tampilannya begitu selaras, serta dilengkapi beberapa tombol tambahan seperti volume, pengatur tingkat kecerahan layar, tombol power, dan tombol untuk mengeluarkan kepingan DVD/Blu-Ray.

Hal unik lainnya adalah, penempatan dua sisi speaker yang berada pada tepian layar. Jelas sekali Asus coba menonjolkan kualitas audio NX90. Apa lagi ada embel-embel Audio by Bang & Olufsen ICEpower pada bagian sudut kiri atas.
ICEpower sendiri merupakan penyedia amplifier yang fokus pada musik akustik. Kerjasama Asus dengan Bang & Olufsen ICEpower menciptakan sebuah standar audio baru di ranah notebook yang bernama SonicMaster technology, yang konon sangat merdu untuk mendengarkan lagi bernuansa klasik, orkestra, dan pastinya akustik.

Performa Audio dan Video
Setelah cukup puas dengan dengan tampilannya, kini saatnya menguji performa Asus NX 90. Produk ini memiliki spesifikasi yang tergolong mewah, misal Intel Core i7 720QM, memory DDR3 6GB dan kartu grafis Nvidia GeForce GT 335M.
Menjalankan film High Definition (HD) pastinya bukan masalah besar bagi produk ini, begitu pun ketika digunakan untuk olah gambar dan video. Asus NX 90 mampu melakukannya dengan sangat mudah tanpa ada masalah. Lantas bagaimana dengan game?
Untuk menguji seberapa jauh kemampuannya, detikINET memainkan beberapa game seperti CoD Black Ops dan Spider-Man: Shattered Dimensions. Khusus untuk Black Ops, tampaknya Asus NX90 tampaknya cukup kewalahan untuk memainkannya, sedangkan Shattered Dimensions dapat dilahapnya dengan mudah meski di resolusi tinggi sekali pun.
Lalu bagaimana dengan performa audio yang dibanggakan? Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa ICEpower jagonya mengolah musik akustik, begitu pun dengan kemampuan Asus NX90. Ketika digunakan untuk memutar lagi klasik, orksestra, atau klasik kualitasnya begitu menakjubkan.
Suara yang keluar terdengar sangat detail, dengan kedalaman yang cukup baik. Ditambah lagi keluaran stereo yang begitu presisi, bisa membawa penggunanya seakan tengah berada di dalam acara konser.
Namun berbanding terbalik jika untuk mendengarkan musik Jazz, atau ajeb-ajeb yang banyak didominasi oleh suara bass. Reproduksi nada rendah pada notebook ini sangat buruk, terdengar cempreng dan kurang bertenaga. Namun cukup dimaklumi mengingat Asus NX90 memang tidak rancang untuk jenis musik tersebut.
Urusan film, keluaran suaranya terdengar cukup baik. Terutama pada bagian percakapan, dan dibeberapa adegan lainnya. Meski demikian, tidak dipungkiri jika efek ledakan terdengar serta suara lain dengan nada rendah terasa kurang enak didengar. Sedikit mengecewakan, mengingat produk sudah memiliki spesifikasi yang luar biasa.

Kesimpulannya, sebagai laptop multimedia performa Asus NX 90 memang sedikit mengecewakan. Selain keluaran suara yang kurang enak di dengar untuk film, layar yang digunakan pun terlihat mudah memantul gambar. Terlebih lagi produk ini juga memiliki contrast rasio sebesar 288:1, hampir 3 kali lipat lebih kecil dari kebanyakan LCD yang beredar.
Namun di balik itu, spesifikasi yang ditawarkan memang tergolong mewah dan mampu menangani aplikasi terberat sekali pun dengan mudah. Dan yang tidak bisa dipungkiri adalah, kualitas audio (akustik) yang begitu memposona. Tertarik memilikinya? Penguna harus terlebih dulu merogoh kocek cukup dalam. Karena Asus NX90 dibanderol USD 2.609 atau sekitar Rp 23 Juta-an.
Kelebihan:
+ Spesifikasi kelas atas
+ Suara akustik mantab
+ Penampilan unik
Kekurangan:
- Harga mahal
- Kualitas layar kurang baik
- Berat Spesifikasi:- Prosesor: Intel Core i7-720QM 1,6Ghz
- RAM: 6 GB
- Kartu grafis: NVIDIA GeForce GT 335M
- Layar: 18,4 inchi, 1920 X 1080 pixel
- Hardsik: 2 X 640GB
- Dimensi: 530 x 275 x 43 mm
- Bobot: 4,4 Kg
Sumber:Detiknet.com
READ MORE - Mencicipi Si Laptop Bongsor Asus NX90
LePad, namanya mungkin berubah saat didistribusikan di luar China, adalah full tablet pertama dari Lenovo yang menggunakan sistem operasi Android. Perangkat ini pertama kali diperkenalkan pada 2010, namun ketika itu masih menggunakan Linux.
Sedangkan U1 merupakan paket yang menggabungkan LePad dalam sebuah laptop. Bagian layarnya bisa dicopot menjadi LePad, sedangkan bagian bawahnya adalah notebook berbasis Windows 7.
LePad
Kesan pertama yang muncul saat detikINET mencobanya adalah layar sentuhnya yang sangat responsif saat menjalankan Android. Agaknya Lenovo berhasil mengoptimalkan prosesor Qualcomm Snapdragon di dalamnya dengan Android 2.2 dengan tampilan custom.
Layar pembuka LePad berupa sebuah bidang yang dibelah empat. Di bagian tengahnya ada sebuah icon yang bisa digeser untuk mengubah ukuran keempat bagian layar.
Setiap bagian layar itu memiliki fungsi yang berbeda. Dalam perangkat yang dicoba detikINET, masing-masing area menunjukkan aplikasi, koleksi musik, koleksi video dan e-book.
Jika layar digeser, dengan menyapu jari di sepanjang permukaan layar, ke kiri adalah tempat widget Lenovo. Sedangkan ke kanan akan membuka koleksi aplikasi.
Lucunya, meski memakai Android, LePad tidak memiliki akses ke Android Market. Namun instalasi aplikasi lewat .apk tetap bisa dilakukan. Selain itu aplikasi juga tersedia lewat toko aplikasi Lenovo.
Salah satu aplikasi yang berjalan adalah game seperti Angry Birds. Selain itu kebanyakan aplikasi masih berbahasa China, sesuai tempat peluncuran pertamanya.
U1
Jika diletakkan pada dock U1, tablet LePad bisa berubah menjadi layar untuk menjalankan sistem Windows 7 yang ada di U1. Hal ini dilakukan cukup dengan menggeser sebuah switch di depan layar.
Perpindahan dari Android ke Windows 7 terbilang lancar. Meskipun butuh waktu beberapa saat di mana layar sempat gelap sepersekian detik.
Dalam modus Windows 7, layar sentuh masih tetap bisa digunakan. Namun tingkat responsifnya sedikit menurun dibandingkan saat memakai Android.
File yang tersimpan di dalam LePad bisa diakses melalui U1. Hal ini dilakukan lewat aplikasi LeNav dengan sistem sinkronisasi.
Saat LePad dicopot kembali, tubuh U1 masih bisa digunakan secara penuh. Cukup sambungkan ke monitor eksternal atau perangkat display lainnya, perangkat dengan prosesor Intel ULV ini bisa bekerja normal.
Kesimpulannya, LePad dan U1, bisa jadi alternatif tablet yang cukup baik. Tentunya harus didukung oleh ketersediaan aplikasi serta konten.
Juga, tak kalah penting, masih perlu dilihat apakah nantinya Lenovo bisa menghadirkan perangkat 2-in-1 ini dalam skema harga yang 'masuk akal'.
Lenovo mengatakan LePad dan U1 akan dipasarkan di China pada 2011 ini. Setelah itu, kemungkinan perangkat ini akan dihadirkan secara global sesuai kesiapan ekositem di masing-masing negara.
Di China, LePad akan dijual pada kisaran RMB 3499 (kurang lebih Rp 4,75 juta), sedangkan U1 pada kisaran RMB 8888 (sekitar Rp 12 juta).
Spesifikasi:
Prosesor Qualcomm Snapdragon 1.3 Ghz (LePad)
Prosesor Intel CULV
Layar 10.1"
Koneksi 3G pada LePad
Sumber:Detiknet.com
READ MORE - Mencicipi LePad, Tablet Android dari Lenovo
Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur.
Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan.
1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh
Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).
Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata :
“Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).
2. Tidur Sebelum Shalat Isya’
Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu : ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).
Mayoritas hadits-hadits Nabi menerangkan makruhnya tidur sebelum shalat isya’. Oleh sebab itu At-Tirmidzi (1/314) mengatakan : “Mayoritas ahli ilmu menyatakan makruh hukumnya tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya. Dan sebagian ulama’ lainnya memberi keringanan dalam masalah ini. Abdullah bin Mubarak mengatakan : “Kebanyakan hadits-hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum shalat isya’ khusus di bulan Ramadlan saja.”
Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata dalam Fathul-Baari (2/49) : “Di antara para ulama melihat adanya keringanan (yaitu) mengecualikan bila ada orang yang akan membangunkannya untuk shalat, atau diketahui dari kebiasaannya bahwa tidurnya tidak sampai melewatkan waktu shalat. Pendapat ini juga tepat, karena kita katakan bahwa alasan larangan tersebut adalah kekhawatiran terlewatnya waktu shalat.”
READ MORE - Dua Waktu Tidur Yang Dilarang Rasul