Minggu, 14 Agustus 2011

8 Makanan Yang Meredakan Sakit Kepala


Ada berbagai jenis sakit kepala dengan tingkat berbeda-beda. Tetapi satu hal yang sama adalah datangnya sakit kepala membuat segala bentuk aktivitas menjadi terganggu.
Sakit kepala adalah gejala dari sejumlah ketidakseimbangan fisik dan mental. Sebagian dari kita biasanya meminum obat anti nyeri untuk meredakannya. Padahal, sebenarnya ada alternatif selain obat yang dapat membantu masalah sakit kepala. Beberapa makanan dan cairan diyakini dapat membantu mengusir rasa sakit di kepala.  Inilah delapan di antaranya :
1. Kentang
Sakit kepala yang muncul akibat mabuk tak hanya disebabkan karena dehidrasi tetapi juga karena hilangnya elektrolit seperti kalium. Maka dari itu, menyantap makanan yang kaya akan kalium dapat membantu meringankan sakit kepala. Kentang mengandung banyak kalium yakni 100 gram, sedangkan kentang panggang (dengan kulitnya) mengandung kalium hingga 600 mg.  
2. Pisang
Pisang tidak hanya kaya akan potasium tetapi juga magnesium (pisang ukuran sedang mengandung 10% dari rekomendasi asupan harian Anda). Magnesium dapat meringankan migrain Anda dan sakit kepala akibat stres. Sejumlah penelitian telah menghubungkan antara kekurangan magnesium dan sakit kepala migrain. Penelitian menujukkan bahwa sekitar separuh dari semua penderita migrain memiliki magnesium terionisasi dalam darah dalam jumlah sedikit.
Magnesium, yang dikandung dalam pisang, melindungi tubuh dari sakit kepala dengan  cara merelaksasi pembuluh darah. Selain itu, magnesium memiliki efek menenangkan sehingga berguna untuk meredakan sakit kepala akibat tegang. Apricot kering, alpukat, almond, kacang mete, beras merah, kacang-kacangan dan biji-bijian merupkan makanan lain yang kaya akan magnesium.  
3. Kopi
Kafein dalam kopi bermanfaat sekaligus berbahaya bagi korban sakit kepala. Kafein merupakan zat yang umum dalam resep dan obat-obatan bebas untuk sakit kepala karena dapat meredakan rasa nyeri dan 40% lebih efektif dalam mengobati sakit kepala. Kafein juga membantu tubuh menyerap obat sakit kepala lebih cepat, sehingga obat tersebut lebih cepat bekerja. Kafein bisa menjadi pereda sakit kepala yang sangat efektif, terutama migrain, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat sakit kepala kembali kambuh. Jadi, dianjurkan untk meminum kopi tidak lebih dari 2 atau 3 cangkir per hari.
4. Biji-biji serelia utuh (whole grain)
Jika Anda menjalani diet rendah karbohidrat, Anda akan mulai menguras sumber utama energi untuk otak, yakni  cadangan glikogen. Selain itu juga menjadikan tubuh kehilangan cairan dengan cepat sehingga menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi bersamaan dengan berkurangnya energi ke otak bisa memicu timbulnya sakit kepala. Jika anda mengkonsumsi makanan-makanan karbo yang sehat seperti (biji-bijian seperti roti gandum, sereal gandum, oatmeal, dan buah), tidak hanya bisa mengusir rasa sakit pada kepala tetapi juga meningkatkan mood Anda.  
5. Semangka
Dehidrasi adalah penyebab umum timbulnya sakit kepala, maka pertimbangkan untuk meminum banyak air dan mengasup makanan yang kaya akan air (seperti semangka). Buah yang kaya akan air  ini juga mengandung mineral penting, seperti magnesium, yang merupakan kunci untuk mencegah sakit kepala. Anda juga dapat mencoba minuman olahraga berelektrolit jika mungkin mengalami sakit kepala setelah berolahraga dalam waktu yang lama karena kehilangan banyak mineral dalam tubuh.  
6. Ikan
Ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan makarel) bermanfaat sebagai obat untuk sakit kepala migrain karena kaya akan asam lemak esensial, omega-3. Asam lemak omega-3 dapat menghambat peradangan yang sering memicu timbulnya migrain. Jika tidak bisa mengkonsumsi ikan ini setiap hari, tidak perlu khawatir.  Anda dapat mengonsumsi  suplemen minyak ikan dan menambahkan makanan seperti biji rami, walnut, tahu, dan kacang kedelai untuk tambahan omega-3 pada diet Anda.  
7. Biji Wijen
Biji wijen kaya akan kandungan vitamin E dan dapat membantu menstabilkan kadar estrogen dan mencegah migrain selama periode Anda. Selain itu, biji wijen juga kaya akan magnesium, yang selanjutnya akan membantu pencegahan sakit kepala. Makanan lain yang mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi antara lain, kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis.  
8. Jahe
Selain menjadi obat untuk mual, jahe memiliki sifat anti-peradangan dan anti-histamin juga berguna untuk memerangi sakit kepala. Masaklah jahe tersebut atau kombinasikan dengan minuman lain seperti teh.

READ MORE - 8 Makanan Yang Meredakan Sakit Kepala

Sabtu, 13 Agustus 2011

Mengenal Lebih Jauh Tentang Antioksidan


Tentu kita pernah mendengar atau membaca artikel kesehatan yang didalamnya terdapat istilah “antioksidan”, dan pastinya kata ini dideskripsikan sebagai sesuatu hal yang bermanfaat bagi tubuh manusia, mulai dari mencegah penuaan hingga anti kanker. Namun sebenarnya apa itu antioksidan? Apa saja fungsinya? Serta di mana kita bisa mendapatkannya? Berikut penjelasannya.    
Antioksidan merupakan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan oksidatif pada tubuh kita. Ketika sel tubuh mengguankan oksigen, secara natural sel-sel tersebut memproduksi radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan yang akhirnya memicu timbulnya kanker.
Apa Keuntungan dari Antioksidan?  
Antioksidan adalah nutrisi alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu, dan telah terbukti dapat melindungi sel-sel manusia dari kerusakan oksidatif dan memberikan keuntungan lainnya, antara lain :
•    Menguatkan kekebalan tubuh agar tahan terhadap flu, virus, dan infeksi.
•    Mengurangi kejadian semua jenis kanker.
•    Mencegah terjadinya glukoma dan degenerasi makular.
•    Mengurangi risiko terhadap oksidasi kolestrol dan penyakit jantung.
•    Anti-penuaan dari sel dan keseluruhan tubuh.  
Apa Saja Tipe-tipe dari Antioksidan?  
Berikut beberapa tipe dari antioksidan dan sumber dimana kita bisa mendapatkannya :
•    Vitamin A : Vitamin yang larut dalam lemak ini dibutuhkan dalam pembentukan tulang, pencernaan, dan kesehatan mata selain itu juga dapat membantu dalam sistem kekebalan tubuh dan kulit. Makanan yang kaya akan vitamin A antara lain, wortel, hati, kentang manis, aprikot, jeruk, mangga, jambu biji, pepaya, susu, yogurt, dan kuning telur.
•    Vitamin C : vitamin merupakan pembersih radikal bebas yang berada di dalam suatu lingkungan yang berair, seperti didalam sel. Vitamin C bekerja secara sinergis dengan vitamin E untuk menghilangkan radikal bebas. Vitamin C banyak ditemukan di dalam jeruk, lemon, strawberry, tomat, paprika hijau, brokoli, dan sayuran berdaun hijau.
•    Vitamin E : Vitamin yang juga larut dalam lemak ini memelihara membran sel (yang sebagian besar terdiri dari asam lemak) dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Fungsi lain dari vitamin E adalah melindungi lemak di dalam LDL (kolestrol  jahat) dari proses oksidasi. Kacang, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, minyak sayur, dan minyak hati, merupakan makanan yang kaya akan vitamin E.
•    Selenium : Selenium merupakan mineral yang harus dikonsumsi dalam jumlah yang terukur, karena jika dalam dosis besar bisa menjadi racun bagi tubuh. Makanan yang kaya akan selenium antara lain, ikan dan kerang, daging merah, telur, ayam, bawang putih, dan padi-padian.
•    Beta-karoten : Beta-karoten dikenal sebagai peluruh oksigen tunggal (suatu bentuk oksigen yang merupakan racun bagi tubuh) terbaik. Selain itu, beta-karoten juga merupakan pembersih radikal bebas yang baik terutama pada saat konsentrasi oksigen rendah. Beta-karoten dapat ditemukan pada wortel, paprika kuning dan merah, brokoli, kentang manis, mangga, dan jenis-jenis buah dan sayuran lainnya.
•    Likopen : Sebagai antioksidan, likopen sama dua kali lebih kuat dengan beta-karoten dalam melindungi sel darah putih dari kerusakan membran yang disebabkan oleh radikal bebas. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat dan serviks. Sebagai tambahan, likopen dapat mencegah penyakit jantung dengan cara menghambat oksidasi kolestrol LDL. Bersama dengan beta-karoten, likopen diketahui berperan dalam melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan radiasi sinar UV. Makanan yang kaya akan likopen antara lain, tomat, jeruk bali, dan semangka.
•    Lutein : Lutein merupakan kartenoid dalam konsentrasi tinggi di daerah makula mata (bagian belakang mata yang menjadi tempat retina), di mana dipercaya untuk menyaring sinar biru yang merusak serta melindungi bagian belakang mata dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Lutein juga membantu mencegah degenerasi makular yang berkaitan dengan usia, perkembangan glukoma, dan katarak. Makanan yang kaya akan lutein antara lain sayuran berwarna hijau gelap, seperti brokoli, kiwi, bayam, dan tunas brussel.
•    Lignan : Makanan yang mengandung lignan banyak ditemukan pada biji rami, oatmeal, dan berley.

READ MORE - Mengenal Lebih Jauh Tentang Antioksidan

Bayam,Sayuran Hijau Yang Anti Penuaan

Bayam, sayuran berdaun hijau ini, kaya akan vitamin A, C, serta asam folat. Sayuran favorit Popeye ini juga mempunyai efek antioksidan yang kuat. Karena itu, bayam digolongkan ke dalam makanan untuk mencegah efek penuaan.
Sayur bayam yang diolah dengan cara direbus akan berkurang kadar oksalat hijaunya. Akan tetapi, kadar kalsiumnya meningkat. "Memasak bayam bukan hanya memberi kita serat, tettapi juga nutrisi," kata Jill Nussinow, ahli gizi dan penulis bukuThe Veggie Queen.
Sayuran ini juga mengandung karotenoid, salah satunya lutein yang bermanfaat untuk memproteksi mata dari penyakit macular degeneration. Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Tuft University tahun 2008 yang meneliti 1.802 wanita usia 50-79 

menemukan, mereka yang mengonsumsi cukuplutein dan zeaxanthin dalam pola makannya risikonya untuk terkena katarak turun 23 persen.
Selain bayam, sumber lutein dan zeaxanthin adalah brokoli, salada, kale, daun lobak, serta sayuran berwarna hijau tua lainnya.
Karetenoid juga bekerja untuk menetralisir radikal bebas pada kulit sehingga memperlambat proses penuaan kulit. Kulit pun tetap segar, bebas kerutan.
Untuk mengolah sayur bayam, Nussinow menyarankan agar sayuran ini baru dimasukkan ke dalam panci setelah air mendidih dan segera diangkat. Daunnya juga bisa dimakan mentah sebagai salad.
READ MORE - Bayam,Sayuran Hijau Yang Anti Penuaan

Makanan Pelangi Yang Menyehatkan

Buah dan sayur mayur termasuk dalam kelompok asupan yang harus dikonsumsi setiap hari. Para pakar gizi merekomendasikan agar kita mengonsumsi sedikitnya lima kelompok bahan pangan berwarna setiap hari, yakni merah, putih, biru/ungu, kuning, dan hijau.
Warna yang dihasilkan dari tumbuhan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu yang berkhasiat dalam pencegahan penyakit tertentu. Karena itu kenali manfaat di balik sayuran dan buah karena beda warna beda khasiatnya.
Warna Merah
Buah dan sayuran berwarna merah kaya akan fitonutrien likopen dan antosianin, pigmen warna alami yang memberi warna pada bahan pangan ini. Likopen, seperti yang ditemukan pada tomat, jambu biji atau semangka memiliki manfaat anti penuaan dan melindungi kanker, terutama kanker prostat.
Antosianin, yang terdapat dalam stroberi, anggur merah, apel merah atau cheri, sarat akan antioksidan yang melindungi tubuh dari efek radikal bebas. Senyawa ini juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga tekanan darah tetap terkontrol. Studi terkini menunjukkan antosianin dalam buah cheri mengandung antiinflamasi yang berguna untuk penderita asam urat atau peradangan rematik.
Warna Biru atau Ungu
Buah dan sayuran yang berwarna biru atau ungu memiliki fitokemikal seperti antosianin yang ditemukan dalam blueberry, anggur ungu dan kismis hitam, dan juga phenolik yang ditemukan dalam terung, plum atau kismis, mengandung antioksidan kuat.
Antioksidan dalam buah dan sayur berwarna gelap ini telah terbukti memperlambat proses penuaan, terutama risiko penurunan daya ingat.

Warna hijau
Warna hijau dalam sayuran dan buah disebabkan karena adanya pigmen klorofil. Lutein dan zeaxanthin adalah dua karotenoid yang ditemukan pada kacang polong warna kuning, bayam dan sayuran hijau gelap lainnya. Kedua senyawa ini diperlukan untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko katarak.
Selain itu si hijau ini juga tinggi serat dan sumber potasium, magnesium dan folat yang sangat dianjurkan untuk mereka yang sedang merencanakan kehamilan.
Warna kuning atau oranye
Lindungi kesehatan mata dan fungsi daya ingaat dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran berwarna kuning atau oranye. Dapatkan juga manfaat lainnya seperti perlindungan kulit dari sinar matahari.
Keluarga jeruk merupakan sumber vitamin C, antioksidan yang akan meningkatkan sistem imun, melindungi dari penyakit kardiovaskular dan membangun kembali kolagen dalam kulit. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi. Buah berwarna kuning juga kaya akan potasium yang bermanfaat mencegah stroke dan penyakit jantung koroner.
Warna putih
Bawang putih, pisang, jamur, kentang dan kembang kol, termasuk dalam kelompok sayuran dan buah berwarna putih yang sudah kita kenal. Warna putih dalam bahan pangan ini berasal dari antozantin, jenis flavonoid yang memiliki sifat antioksidan.
Keunggulan utama dari kelompok si putih ini adalah menurunkan risiko kanker prostat, meningkatkan aktivitas kekebalan tubuh dan juga kaya akan potasium.

READ MORE - Makanan Pelangi Yang Menyehatkan